ANGGOTA POL PP DIPUKUL DAN DILEMPAR KAYU

Sukses Radio 31 Maret 2017 0
ANGGOTA POL PP DIPUKUL DAN DILEMPAR KAYU

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) beserta Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penertiban pedagang di sepanjang jalan Warsito atau lebih dikenal Pasar Pucuk, kemarin.

Namun, pelaksanaan penertiban pasar atas perintah Bupati OKU Drs H Kuryana Azis, karena tim penilaian Adupura akan melakukan penilaian tersebut, tak berjalan lancar.

Ya. Dalam eksekusi penertiban total tersebut terjadi insiden pemukulan serta pelemparan terhadap petugas, sehingga Sat Pol PP terpaksa menghentikan sejenak kegiatan tersebut.

Padahal sebelumnya sudah diberikan surat peringatan kepada para pedagang agar pindah ke kawasan yang telah ditentukan.

“Hari ini (kemarin,red), belum penertiban secara total, berhubung hari ini kabarnya akan ada penilaian Adipura kita hanya menata dan merapikan saja, dan meminta para pedagang untuk tidak memasang atap terpal menyebrang jalan yang membuat kesan kumuh. Namun sayangnya penertiban yang dilakukan oleh petugas gabungan ini terpaksa harus dihentikan, dikarenakan adanya insiden apemukulan oleh salah seorang pedagang buah yang enggan ditertibkan,” ujar Kasat Pol PP Agus Salim melalui Kasi Trantib Sofyan.

Akibatnya salah seorang Anggota Sat Pol PP Yanuariansyah (28) mengalami luka lebam dan bengkak pada tangan kanan akibat dihantam kayu oleh pedagang buah yang diketahui bernama Eka.

Insiden pemukulan ini dituturkan Indra anggota Pol PP lainnya,  bermula ketika Yanuar dan anggota lainnya meminta kepada Pedagang tersebut untuk melepas terpal di depan kiosnya.

“kami sempat menanyakan terpal ini milik siapa namun dijawabnya tidak tahu, kita kemudian meminta dia (pedagang buah,red)  melepas sendiri jika itu punyanya, tapi tidak digubris, saat hendak kita lepas ibu ini malah marah dan memukul Yanuar beruntung Yanuar bia menangkisnya dan tangannya bengkak,” tutur Indra.

Masih kata Indra, tak hanya Yanuar, dua anggota Sat Pol PP dan satu petugas pasar lainnya yakni Adri, Imam dan Topan juga dilempari kayu oleh pelaku.

“Kami ini menjalankan tugas sesuai instruksi pak bupati beberapa hari lalu, namun pedagang ini malah membandel,” tukasnya.

Kasi Trantib Sopyan yang memimpin penertiban membenarkan adanya anggotanya dipukul oleh pedagang.

“Ya ada anggota kita yang dipukul, sudah kita visum, untuk selanjutnya kita masih menunggu instruksi dari atasan,” singkatnya.

Sementara itu Seda OKU Marwan Sobrie didampingi Asisten I setda OKU Mirdaili SSTP MSI beserta Kepala Dinas Lingkungan Hidup yang melakukan pengawasan Pasar merasa terkejut dengan isiden pemukulan tersebut, karena selama ini Sat Pol PP OKU selalu kondusif dalam melakukan penertiban. Untuk itu ia meminta agar hal ini ditindaklanjuti secara tegas.

“Tindak dengan tegas, lanjutkan kasus ini, jangan mau damai lama-lama kita bisa dianggap remeh, tindak sesuai aturan, itu sampai bengkak tangannya,” ujar Sekda sembari meninggalkan pasar.

 

Sumber: Muhammad Wiwin-RMOL

Leave A Response »