PEMKAB OKU TERTIBKAN PEDAGANG BUAH

Sukses Radio 21 Februari 2017 0
PEMKAB OKU TERTIBKAN PEDAGANG BUAH

Para pedagang buah yang tersebar di beberapa titik sudut jalan Kota Baturaja, mulai membuka lapak di tempat yang telah disediakan oleh Dinas Perhubungan OKU. Tepatnya di tepi jalan depan kantor BRI, Pasar Atas, Baturaja.

Pada hari pertama penertiban tempat tersebut, pedagang bingung mencari lapak yang tepat untuk berjualan.

“Aku nempati tempati tempat lamo bae yeh. Tapi, kagek berebutan tempat dengan yang lain,” kata salah satu pedagang buah kepada rekannya.

Bukan hanya pedagang buah saja yang bingung untuk mencari lapak berjualan. Beberapa pedagang lain seperti penjual bakso, sate, kebab juga kebingungan. Karena diminta pergi atau diminta menepi oleh petugas. Sebab, kawasan tersebut untuk pedagang buah. Padahal, mereka sudah lama berjualan di tempat tersebut.

“Kami sudah lama berjualan di sini,” ucap salah satu pedagang makanan yang biasa mangkal di tempat tersebut.

“Tolong ikuti aturan. Kawasan di sini menjadi tempat berjualan pedagang buah. Silahkan minggir atau berjualan di tepi jalan,” timpal salah satu petugas Dishub OKU.

Pada penertiban hari pertama pedagang buah, berjalan lancar. Tidak ada gesekan berarti antara pedagang dengan petugas. Baik pedagang buah maupun pedagang makanan yang sudah lama mangkal di daerah tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan OKU, Aminelson mengatakan pihaknya sengaja menempatkan pedagang buah terpusat. Yakni dibagi dua titik. Untuk kawasan Pasar Atas dipusatkan di depan kantor BRI. Sedangkan di kawasan Pasar Baru dipusatkan di belakang Kantor Pariwisata OKU, Pasar Baru.

“Ini untuk memberikan kenyamanan pengguna jalan. Karena selama ini pedagang buah tersebar di banyak titik di beberapa jalan. Kini kami pusatkan. Selain itu, untuk menata kota agar lebih tertata rapi,” ujar Aminelson.

Dari data yang diterimanya ada sekitar 15 pedagang buah yang memakai mobil yang tertibkan untuk berjualan di depan BRI Baturaja.

“Mereka mulai berjualan sore hari. Sehingga tak mengganggu arus lalulintas dan aktifitas warga. Jalan ini juga kalau sore tak ada lagi parkir,” pungkasnya.

 

Sumber: Muhammad Wiwin-RMOL

Leave A Response »